<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Suprie &#187; knowledge</title>
	<atom:link href="http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/category/knowledge/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog</link>
	<description>Untitled, dan akan terus untitled</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Sep 2010 11:17:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Rails 3 Beta</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/02/11/rails-3-beta/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/02/11/rails-3-beta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 03:38:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Application]]></category>
		<category><![CDATA[knowledge]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprieaja.com/blog/?p=672</guid>
		<description><![CDATA[Rails 3.0 beta sudah rilis&#8230; baca panduannya di sini Setelah saya baca dan coba install, ada masalah sedikit. Rack mount yang diinstall adalah versi yang terakhir (0.5.0) sedangkan dependency meminta kita memakai versi =~ 0.4.x. Workaroundnya adalah install yang versi 0.4.0 sudo gem install rack-mount --version=0.4.0 Setelah itu, mari kita coba generate project baru rails [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2010/02/upload.jpg" rel="lightbox[672]"><img src="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2010/02/upload.jpg" alt="" title="Ruby Cookbook" width="550" height="367" class="aligncenter size-full wp-image-675" /></a></p>
<p>Rails 3.0 beta sudah rilis&#8230; baca panduannya di <a href="http://guides.rails.info/3_0_release_notes.html">sini</a></p>
<p>Setelah saya baca dan coba install, ada masalah sedikit. Rack mount yang diinstall adalah versi yang terakhir (0.5.0) sedangkan dependency meminta kita memakai versi =~ 0.4.x. Workaroundnya adalah install yang versi 0.4.0<br />
<code><br />
 sudo gem install rack-mount --version=0.4.0<br />
</code></p>
<p>Setelah itu, mari kita coba generate project baru<br />
<code><br />
rails depot3 -d mysql<br />
</code></p>
<p>Seperti halnya rails versi sebelumnya, struktur project dan file-file nya langsung digenerate oleh rails&#8230; hampir sama strukturnya, hanya saja sekarang semua yang berada di folder app akan diload secara otomatis, sehingga jika kita membuat <em>obvserver/model.rb</em> maka file itu akan terload otomatis tanpa harus mengotak ngatik konfigurasi lagi. </p>
<p>konfigurasi Rails 3 sekarang pun per aplikasi, jadi <em>environment.rb</em> hanya file untuk meload dan menginitialize, semua  konfigurasi per aplikasi sekarang ada di <em>config/application.rb</em></p>
<p>isi dari file <em>config/environment.rb</em> </p>
<pre>
# Load the rails application
require File.expand_path('../application', __FILE__)

# Initialize the rails application
Depot3::Application.initialize!
</pre>
<p>Sedangkan isi dari <em>config/application.rb</em></p>
<pre>
require File.expand_path('../boot', __FILE__)

require 'rails/all'

# Auto-require default libraries and those for the current Rails environment.
Bundler.require :default, Rails.env

module Depot3
  class Application < Rails::Application
    # Settings in config/environments/* take precedence over those specified here.
    # Application configuration should go into files in config/initializers
    # -- all .rb files in that directory are automatically loaded.

    # Add additional load paths for your own custom dirs
    # config.load_paths += %W( #{config.root}/extras )

    # Only load the plugins named here, in the order given (default is alphabetical).
    # :all can be used as a placeholder for all plugins not explicitly named
    # config.plugins = [ :exception_notification, :ssl_requirement, :all ]

    # Activate observers that should always be running
    # config.active_record.observers = :cacher, :garbage_collector, :forum_observer

    # Set Time.zone default to the specified zone and make Active Record auto-convert to this zone.
    # Run "rake -D time" for a list of tasks for finding time zone names. Default is UTC.
    # config.time_zone = 'Central Time (US &#038; Canada)'

    # The default locale is :en and all translations from config/locales/*.rb,yml are auto loaded.
    # config.i18n.load_path += Dir[Rails.root.join('my', 'locales', '*.{rb,yml}')]
    # config.i18n.default_locale = :de

    # Configure generators values. Many other options are available, be sure to check the documentation.
    # config.generators do |g|
    #   g.orm             :active_record
    #   g.template_engine :erb
    #   g.test_framework  :test_unit, :fixture => true
    # end

    # Configure sensitive parameters which will be filtered from the log file.
    config.filter_parameters << :password
  end
end
</pre>
<p>Selain application.rb dan environment.rb, Routing nya pun sedikit berbeda.. </p>
<pre>
Depot3::Application.routes.draw do |map|
  # The priority is based upon order of creation:
  # first created -> highest priority.

  # Sample of regular route:
  #   match 'products/:id' => 'catalog#view'
  # Keep in mind you can assign values other than :controller and :action

  # Sample of named route:
  #   match 'products/:id/purchase' => 'catalog#purchase', :as => :purchase
  # This route can be invoked with purchase_url(:id => product.id)

  # Sample resource route (maps HTTP verbs to controller actions automatically):
  #   resources :products

  # Sample resource route with options:
  #   resources :products do
  #     member do
  #       get :short
  #       post :toggle
  #     end
  #
  #     collection do
  #       get :sold
  #     end
  #   end

  # Sample resource route with sub-resources:
  #   resources :products do
  #     resources :comments, :sales
  #     resource :seller
  #   end

  # Sample resource route with more complex sub-resources
  #   resources :products do
  #     resources :comments
  #     resources :sales do
  #       get :recent, :on => :collection
  #     end
  #   end

  # Sample resource route within a namespace:
  #   namespace :admin do
  #     # Directs /admin/products/* to Admin::ProductsController
  #     # (app/controllers/admin/products_controller.rb)
  #     resources :products
  #   end

  # You can have the root of your site routed with "root"
  # just remember to delete public/index.html.
  # root :to => "welcome#index"

  # See how all your routes lay out with "rake routes"

  # This is a legacy wild controller route that's not recommended for RESTful applications.
  # Note: This route will make all actions in every controller accessible via GET requests.
  # match ':controller(/:action(/:id(.:format)))'
end
</pre>
<p>itu saya copy mentah mentah dari filenya langsung... segini dulu, besok saya coba oprek lagi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2010/02/11/rails-3-beta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Garut</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2009/11/10/garut/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2009/11/10/garut/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 17:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[Garut]]></category>
		<category><![CDATA[itenary ke garut]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan ke garut]]></category>
		<category><![CDATA[papandayan]]></category>
		<category><![CDATA[price list ke garut]]></category>
		<category><![CDATA[Rute garut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprieaja.com/blog/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kita mendengar kata garut, mungkin kita teringat pada satu makanan yang manis sekali, kita mengenal nya dengan nama Dodol Garut. Banyak yang belum tahu, kalau selain dodol, garut juga memiliki potensi wisata yang bisa dikatakan gak kecil. 7 Nov 2009 kemarin saya bersama @matriphe memutuskan untuk Ndoyok ke Garut. Kita belum pernah kesana, belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_634" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/garut_kecil.jpg" rel="lightbox[632]"><img class="size-medium wp-image-634" title="Garut" src="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/garut_kecil-300x199.jpg" alt="Salah satu sudut kota garut" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Salah satu sudut kota garut</p></div>
<p>Ketika kita mendengar kata garut, mungkin kita teringat pada satu makanan yang manis sekali, kita mengenal nya dengan nama Dodol Garut. Banyak yang belum tahu, kalau selain dodol, garut juga memiliki potensi wisata yang bisa dikatakan gak kecil.</p>
<p>7 Nov 2009 kemarin saya bersama @<a title="JengJeng Matriphe" href="http://jengjeng.matriphe.com/curug-cilember-pesona-7-air-terjun.html" target="_blank">matriphe</a> memutuskan untuk <a href="http://wiki.cahandong.org/Ndoyok" target="_blank">Ndoyok</a> ke Garut. Kita belum pernah kesana, belum tau medannya *halah* belum tau kaya gimana bentuk kotanya. Dalam khayalan saya, Garut walaupun bukan ibukota tapi merupakan kota yang besar. Saya tidak terlalu salah sih, ketika turun kendaraan umum sudah banyak, jalan juga udah diaspal, walaupun tidak sebesar yang saya bayangkan.</p>
<p>Dari Lebak Bulus ke Garut membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam. Bis kami mengantarkan kami ke terminal Garut. Sesampainya disana, kami pun mulai kelimpungan, bingung mau kemana dan naik apa. Kami memutuskan untuk mencari penginapan. Dari 108 kami mendapatkan dua buah nama hotel, dari dua itu, satu sudah gulung tikar, syukurlah hotel satu lagi masih buka *loh*. Hotel Augusta itu berada di Cipanas, tarif nya cukup murah, sekitar 350rb permalam, dan room service nya juga lumayan. Jika dari terminal Garut itu berarti naik dari 03 terus turun di simpang lima lanjut naek 04.</p>
<p>Setelah Check In, kami lagi &#8211; lagi belum memutuskan mau kemana. Setelah diskusi dengan room boy nya, rencana ke papandayan ditunda sampai besok pagi, untuk hari ini kami memutuskan untuk ke Candi Cangkuang.</p>
<div id="attachment_635" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/kretek_300x200.jpg" rel="lightbox[632]"><img class="size-full wp-image-635" title="Kretek" src="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/kretek_300x200.jpg" alt="Perahu Kretek" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Perahu Kretek</p></div>
<p>Candi Cangkuang adalah Candi Hindu yang teramat jarang ditemukan di Jawa Barat. Candi ini terletak di pulau yang berada di tengah Situ Cangkuang. Situ Cangkuang terletak di kabupaten Leles. Jika dari tempat kami menginap naik 04 sampai di pertigaan kedua, lalu lanjut angkot 010 jurusan leles. Turun di alun alun Leles. Jangan membayangkan Candi ini seperti Borobudur, atau Candi &#8211; candi yang besar lainnya. Sesampainya di Situ Cangkuang menggunakan andong, kami masih harus menyebrangi Situ menggunakan perahu tradisional yang disebut Kretek. Perahu ini menggunakan bambu panjang, memiliki atap dan tempat duduknya pun berhadap-hadapan, didorong oleh bambu yang cukup panjang untuk kedasar Situ. Situ ini sendiri dalamnya 2m , menjadi 1.5m setelah abu vulkanik masuk ke dalam Situ.Di tengah pulau itu, ada juga kampung adat pulo, saat kami kesana, kampung adat itu sepi atau mungkin penghuninya berada di dalam.</p>
<div id="attachment_636" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/papandayan_blog.jpg" rel="lightbox[632]"><img class="size-medium wp-image-636" title="Gunung Papandayan" src="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/11/papandayan_blog-300x200.jpg" alt="Gunung Papandayan dengan kedua Kawahnya yang mengempulkan asap" width="300" height="200" /></a><p class="wp-caption-text">Gunung Papandayan dengan kedua Kawahnya yang mengempulkan asap</p></div>
<p>Esok harinya, kami pagi pagi bergegas untuk pergi ke Papandayang, setidaknya sebelum matahari tepat di atas kepala kami, karena selain panas bener, cahayanya juga gak pas buat kami kami yang lagi belajar photography. Kami pun berhasil sampai jam 10, walaupun sudah mulai panas tapi tidak sepanas ketika jam 12. Dari tempat kami menginap kami menggunakan 04, kemudian turun di Simpang Lima, dari sana naik Elf jurusan Cikajang, turun di desa Cisurupan, dan lanjut naik Ojek ke Pos. Dari Pos ke kawah papandayan sebenarnya bisa saja menggunakan jalur wisata, yaitu jalur yang memang sudah disiapkan untuk para wisatawan. Jalurnya pun hanya lurus, melewati bekas longsoran dari Gunung Papandayang ketika meletus 2002 kemarin. Tapi kami memilih menggunakan pemandu yang tersedia disana. Oleh pemandu kami diajak menaiki jalur yang sedikit (eh sedikit? banyak) sulit, jalur itu menggunakan jalur setapak menuju ke puncak salah satu bukit / gunung di sana. Jalurnya bukan main &#8211; main, selain batu, dan kadang melalui jurang &#8212; yang kalau kepeleset mungkin saya gak bisa nulis entry blog ini &#8211;. Tapi ketika sampai di puncak bukit, semua kerja keras naik itu terbayar dengan view yang luar biasa Gunung Papandayan, hamparan longsoran yang menimbun serta gunung Ceremai di kejauhan. Papandayan sendiri mempunyai dua kawah, salah satu kawahnya baru terbentuk tahun 2002.</p>
<p>Puas dengan Papandayan, kami memanjakan diri dengan berendam di kolam air panas Cipanas Garut &#8212; hampir semua wisata air panas di Jawa Barat bernama Cipanas, mungkin karena Ci itu Cai yang berarti air dalam bahasa Sunda &#8211;, berendam di air panas konon katanya bisa membantu menyembuhkan beberapa penyakit.</p>
<p>Selesai berendam, berarti saat nya kami harus pulang ke Jakarta, dan berakhir pula Ndoyokan kami.</p>
<p>Itinerary nya perjalanan ke Garut itu</p>
<ol>
<li>Bis dari Lebak Bulus Garut : Rp 35.000,-</li>
<li>Angkot dari Terminal Guntur menuju ke Penginapan : Rp 4.000/each</li>
<li>penginapan Rp 350.000 / Night</li>
<li>Angkot dari penginapan menuju ke Candi Cangkuang Rp 12.000,- / each PP</li>
<li>Dari alun alun Leles menuju ke Cangkuang pulang pergi sekitar: Rp 40.000,-</li>
<li>Dari pinggir Situ ke Pulau Rp: 15.000,-</li>
<li>Angkot ke Cisurupan : Rp 14.000 / each</li>
<li>Cisurupan ke Pos Pengamatan Papandayan : Rp 30.000 / each PP</li>
<li>Guide : Rp 50.000</li>
<li>Cisurupan ke garut kota : Rp 14.000 / each</li>
<li>Garut Kota &#8211; Cipanas : Rp 2.000 / each</li>
<li>Aqua medic Pool Tirtagangga : Rp 25.000 / each</li>
<li>Cipanas &#8211; Simpang Lima : Rp 2.000 /each</li>
<li>Simpang Lima &#8211; Terminal Guntur : Rp 2.000 /each</li>
<li>Terminal Guntur &#8211; lebak bulu : Rp 35.000 /each</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2009/11/10/garut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar HDR</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2009/09/08/belajar-hdr/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2009/09/08/belajar-hdr/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 17:28:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[HDR]]></category>
		<category><![CDATA[HDRi]]></category>
		<category><![CDATA[high dynamic range]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprieaja.com/blog/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[high dynamic range imaging (HDRI or just HDR) is a set of techniques that allow a greater dynamic range of luminances between light and dark areas of a scene than normal digital imaging techniques or photographic prints - Wikipedia Klo saya seneng HDRi karena warna nya yang unik dan malah ngebuat jadi kaya lukisan :P [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>high dynamic range imaging (HDRI or just HDR) is a set of techniques that allow a greater dynamic range of luminances between light and dark areas of a scene than normal digital imaging techniques or photographic prints -<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/High_dynamic_range_imaging"> Wikipedia </a></p></blockquote>
<p>Klo saya seneng HDRi karena warna nya yang unik dan malah ngebuat jadi kaya lukisan :P , ini hasil belajar saya, menggunakan photomatic. </p>
<p>File source nya hanya menggunakan satu image, dan diambil dengan kamera Sony A350 dengan filetype RAW, lokasinya waktu main main ke Tanjung Lesung, Jawa Barat.</p>
<div id="attachment_618" class="wp-caption aligncenter" style="width: 560px"><a href="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/09/hdr_1.jpg" rel="lightbox[619]"><img src="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/09/hdr_1.jpg" alt="Belajar HDR" title="Belajar HDR" width="550" height="369" class="size-full wp-image-618" /></a><p class="wp-caption-text">Belajar HDR</p></div>
<div id="attachment_622" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/09/hdr_2.jpg" rel="lightbox[619]"><img src="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/09/hdr_2.jpg" alt="Belajar HDR 2" title="Belajar HDR 2" width="500" height="336" class="size-full wp-image-622" /></a><p class="wp-caption-text">Belajar HDR 2</p></div>
<div id="attachment_623" class="wp-caption aligncenter" style="width: 510px"><a href="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/09/hdr_3.jpg" rel="lightbox[619]"><img src="http://suprieaja.com/blog/wp-content/uploads/2009/09/hdr_3.jpg" alt="Belajar HDR 3" title="Belajar HDR 3" width="500" height="336" class="size-full wp-image-623" /></a><p class="wp-caption-text">Belajar HDR 3</p></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2009/09/08/belajar-hdr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekacauan Waktu</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/06/12/kekacauan-waktu/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/06/12/kekacauan-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 13:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[isenk]]></category>
		<category><![CDATA[knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[thought]]></category>
		<category><![CDATA[Lake House]]></category>
		<category><![CDATA[Time Paradox]]></category>
		<category><![CDATA[Warners Bros]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Lake House adalah sebuah Drama, yang sudah di putar bioskop beberapa waktu yang lalu. Mengisahkan kisah cinta antara Dr. Kate dan Alex Wyler, mereka tak sengaja &#8216;bertemu&#8217; saat sedang mengirim surat di pos yang sama, hanya berbeda waktu, sekitar 2 tahun. Pada awalnya mereka sama sekali tak percaya, mengapa bisa saling menghubungi, Alex yang 2 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-230" title="Lake House" src="http://suprie.in.ruangkopi.com/wp-content/uploads/2008/06/200px-poster-lakehouse.jpg" alt="" width="200" height="297" /> Lake House adalah sebuah Drama, yang sudah di putar bioskop beberapa waktu yang lalu.</p>
<p>Mengisahkan kisah cinta antara Dr. Kate dan Alex Wyler, mereka tak sengaja &#8216;bertemu&#8217; saat sedang mengirim surat di pos yang sama, hanya berbeda waktu, sekitar 2 tahun.</p>
<p>Pada awalnya mereka sama sekali tak percaya, mengapa bisa saling menghubungi, Alex yang 2 tahun di belakang Kate, tapi dia menerima surat dari Kate saat itu juga. Bayangkan saja jika anda mengirim email kepada orang di masa lalu anda, tapi dalam hal ini, email anda sampai pada orang tersebut 2 tahun lampau, dan itu bukan lah kesalahan pada kalendar di komputer anda, orang tersebut, apa lagi mail server anda, tapi emang sampai saat itu. <strong>**pusing ngejelasinnya**</strong></p>
<p>Banyak hal yang menarik di film ini, terutama bagaimana para pelaku si Alex dan Kate berhubungan, karena secara waktu mereka berbeda di dimensi waktu, dan bagaimana Alex bisa meng-undo kesalahan si Kate, atau memenuhi keinginan si Kate yang suka melihat pohon rindang, dan si Kate yang bisa menyelamatkan Alex dari kematian, film ini tanpa sengaja atau memang sengaja mengacuhkan <em>time paradox</em> ( Kekacauan Waktu).</p>
<p>Anggap begini, anda berhasil menemukan mesin waktu . Anda tidak suka Belanda menjajah bangsa kita selama 3.5 Abad, lalu anda pergi ke 3.5 abad yang lampau, untuk mencegah Belanda masuk ke Indonesia, maka anda mengobarkan semangat persatuan, mengganti bambu runcing para pejuang dengan M16, membantu Gajah Mada mempersatukan Nusantara, bahkan mengajari nya bagaimana cara membuat roket, sebagai gantinya cetbang.</p>
<p>Hasilnya Nusantara bisa bersatu, Majapahit bisa mencegah para penjajah masuk, Malaysia, Singapura, dan juga Philipine bersatu dalam satu kerajaan Majapahit, dan rakyat nya bisa hidup sejahtera. Efek samping nya ? takkan ada negara yang bernama Indonesia , jika tak ada Indonesia, maka kecil kemungkinan nya Ibu Bapak anda untuk bertemu, jika ketemu saja kecil maka kecil pula peluang anda di lahirkan. Dan jika Anda tidak di lahirkan , siapa yang akan melakukan hal di atas ? Kalau tidak ada , maka bagaimana hal itu bisa terjadi ??  Pusingkan ??</p>
<p>Di film itu juga ada satu &#8216;kejanggalan&#8217;, kenapa pake kutip ? karena pada dasarnya film ini sudah janggal koq, tapi kalau saya ceritakan disini maka akan menjadi spoiler :D,tapi siapa tau malah tertarik. :D</p>
<p>Letak kejanggalan itu, di akhir &#8211; akhir film adanya, saat Kate mengirim kan surat ke Alex, agar dia tidak pergi menuju tempat kencan mereka, Kate mendengar dari adiknya Alex bahwa dia meninggal dua hari yang lalu, lalu Kate mengirimkan surat kepada Alex dua tahun yang lalu, agar dia membatalkan pergi kencan, karena takut dia meninggal, intinya ituh. yang aneh? bukankah seharusnya Alex gak jadi meninggal, kalau Alex tidak jadi meninggal mungkin Kate tidak pernah mendengar kabar itu dari adik nya Alex, dan klo dia tidak mendengar, dia takkan mengirim surat ke Alex menyuruh dia membatalkan kencan mereka.</p>
<p><strong>Pelajaran moralnya</strong>, masa lalu yah masa lalu, gak ada gunanya juga toh menyesali masa lalu , toh gak bisa diubah, itu dah fixed, dan Tuhan punya rencana dengan kita, dan apapun yang kita lakukan walaupun saat ini efeknya kecil, di masa depan bisa berdampak secara signifikan. <span style="text-decoration: line-through;">Secara gitu loch</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/06/12/kekacauan-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesta Pesta ..</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/06/02/pesta-pesta/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/06/02/pesta-pesta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 08:11:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[isenk]]></category>
		<category><![CDATA[knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Luhur]]></category>
		<category><![CDATA[pesta]]></category>
		<category><![CDATA[pesta phoria]]></category>
		<category><![CDATA[XL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Semalem , tepat nya tanggal 1 Juni 2008 , ada pesta di BL, nama pesta nya XL Pestaphoria, menampilkan Armada, Kerispatih, BCL , dan juga Andra and the Backbone. Awalnya saya ragu bisa masuk atau ngga, karena ke tiket box nya , tapi mereka bilang udah kehabisan , tapi muncul keajaiban satu &#8211; satu menjelang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suprie.in.ruangkopi.com/wp-content/uploads/2008/06/pestapora.png" rel="lightbox[217]"><img class="aligncenter size-medium wp-image-218" title="pestapora" src="http://suprie.in.ruangkopi.com/wp-content/uploads/2008/06/pestapora-300x89.png" alt="Hura hura kini jadinya....." width="300" height="89" /></a></p>
<p>Semalem , tepat nya tanggal 1 Juni 2008 , ada pesta di BL, nama pesta nya XL Pestaphoria, menampilkan Armada, Kerispatih, BCL , dan juga Andra and the Backbone.</p>
<p>Awalnya saya ragu bisa masuk atau ngga, karena ke tiket box nya , tapi mereka bilang udah kehabisan , tapi muncul keajaiban satu &#8211; satu menjelang malam, teman saya datang dengan membawa kelebihan tiket, mayan deh buat masuk mah.</p>
<p>Begitu masuk, di suguhi oleh penampilan band kampus, entah apa namanya itu. Lalu berangsur &#8211; angsur massa sudah mulai memadati lapangan, tempat band itu berada, dan pertunjukan pun di mulai, dimulai dengan armada yang menyanyikan beberapa lagu yang kurang saya kenal, seru tapi tetep aja karena saya gak tau , saya begitu merhatiiin, mata saya cuman bisa keliling mencari yang bening &#8211; bening, istilah kerenna <em>High Quality Brondongs</em> .</p>
<p>Kerispatih lalu muncul membawakan satu lagu baru yang kemudian mati lampu!!! , sabotase ?? mungkin aja , soale agak lama, dan mati lampu pas si gitaris lagi menghayati solo gitarnya , blas!!! mati lampu. Gak mati lampu denk, tapi sekadar gak keluar suara aja, mungkin ada masalah di sound system. Untung gak rusuh, dan lagi &#8211; lagi saya gak merhatiin band nya, saya juga kurang suka krispatih, saya lebih baik melayangkan pandangan ke semua arah, siapa tau nemu jodoh.</p>
<p>Bunga Citra Lestari pun muncul, sebagai pemuas dahaga kaum Adam, yang tiba &#8211; tiba serentak maju ke depan panggung, sayang penampilan bunga di luar harapan kaum Adam saat itu yang mengharapkan dia tampil dengan busana seksi :)) . Saya sebagai teman yang baik pun maju kedepan memuaskan dahaga kawan saya yang merupakan fans berat BCL . Dan lagi &#8211; lagi saya tidak terlalu merhatikan dia nyanyi lagu apa, karena mata saya lebih konsen ke sosok seorang perempuan yang cakep dan sendiri . :D</p>
<p><a href="http://suprie.in.ruangkopi.com/wp-content/uploads/2008/06/hurahura.png" rel="lightbox[217]"><img class="aligncenter size-medium wp-image-219" title="hurahura" src="http://suprie.in.ruangkopi.com/wp-content/uploads/2008/06/hurahura-300x171.png" alt="jingkrak jingkrak" width="300" height="171" /></a></p>
<p>Selesai BCL, giliran Andra and the Backbone, disini saya ingin bergigs ria ikutan jingkrak jingkrak, sayang saya harus menjaga image saya karena kebetulan sosok perempuan yang cakep dan sendiri, dan makin manis itu tiba &#8211; tiba ada di samping saya, sayang waktu itu saya gak berani kenalan, wong berisik. Di tengah lagu pun si perempuan itu berangsur pergi, dan berarti juga waktu nya saya untuk keluar dari lapangan, karena konser saya pribadi sudah berakhir, yah sayang walaupun saya harus merelakan Sempurna dan Musnah. Nda papa yang penting saya hepy :p</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/06/02/pesta-pesta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>komen &#8211; komen yang masuk spam ituh*&#8230;</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/05/08/komen-komen-yang-masuk-spam-ituh/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/05/08/komen-komen-yang-masuk-spam-ituh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 04:21:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[/localhost]]></category>
		<category><![CDATA[knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[Goblok!!!]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Ah geblek, tolol, sembarangan, asu!!. Untung dia tanya kenapa komentar nya di anggap spam, langsung menuju ke Spam List nya punya Spam Karma 2, dan jreng !!! hampir semua komentar ternyata di anggap spam&#8230; :(( , komentar nya dia, dia, dia , dia ,dan masih banyak lagi yang laennya &#8230; Argghhh ada salah apa gw [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ah geblek, tolol, sembarangan, asu!!.</p>
<p>Untung <a title="Cowok ogah ogahan" href="http://danielc094n.wordpress.com/">dia</a> tanya kenapa komentar nya di anggap spam, langsung menuju ke Spam List nya punya Spam Karma 2, dan jreng !!! hampir semua komentar ternyata di anggap spam&#8230; :(( , komentar nya <a title="pantesan komen lo gak masuk nyuk... " href="http://sillystupidlife.wordpress.com/">dia</a>, <a title="Tante Chika yang jomblo " href="http://chikastuff.wordpress.com/">dia</a>, <a title="Hai mba ira" href="http://itikkecil.wordpress.com">dia</a> , <a title="sorry bro" href="http://www.caplang.net">dia</a> ,dan masih banyak lagi yang laennya &#8230;</p>
<p>Argghhh ada salah apa gw yah sama Spam Karma 2 jadi komen2 di blog gw di boikot ginih :wtf: , ya sudah lah saya kembali lagi ke Akismet&#8230;</p>
<p>Yah kudu gw sortir atu &#8211; atu deh&#8230; yang mana yang spam mana yang bukan&#8230;</p>
<p>Buat yang merasa komen nya masuk spam, atau udah di anggap spam kami mohon maap</p>
<p><span style="text-decoration: line-through;">by management</span></p>
<p>*ituh adalah trademark <a href="http://tikabanget.com">tika</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/05/08/komen-komen-yang-masuk-spam-ituh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa harus membajak ???</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/05/05/mengapa-harus-membajak/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/05/05/mengapa-harus-membajak/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 May 2008 07:34:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Application]]></category>
		<category><![CDATA[Operating System]]></category>
		<category><![CDATA[knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[BlankOn]]></category>
		<category><![CDATA[FOSS]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Proprietary]]></category>
		<category><![CDATA[Software Bajakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Tertarik dengan tulisan ini , ada beberapa point yang saya kurang setuju. 1. Karena sumberdaya iptek tidak semestinya dikomersialisasikan… Kurang setuju !!!. Sumberdaya IPTEK saya rasa bebas saja di komersialisasikan, banyak koq produk open source yang komersial, sebagai gantinya mereka memberikan support dan garansi, klo gak komersial, bagaimana Kuli &#8211; kuli IT kaya saya mencari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tertarik dengan tulisan <a href="http://ardee.cmsku.org/2008/05/kenapa-kita-harus-tetep-pake-sofware-bajakan/">ini</a> , ada beberapa point yang saya kurang setuju.</p>
<blockquote><p>1. Karena sumberdaya iptek tidak semestinya dikomersialisasikan…</p></blockquote>
<p>Kurang setuju !!!. Sumberdaya IPTEK saya rasa bebas saja di komersialisasikan, banyak koq produk open source yang komersial, sebagai gantinya mereka memberikan support dan garansi, klo gak komersial, bagaimana Kuli &#8211; kuli IT kaya saya mencari duit :p . Dengan Microsoft, berbeda soal, Microsoft bukan hanya mengkomersialisasikan produk mereka, tapi mereka juga mengunci ide, jadi gak ada ide yang dapat ditiru! kita menyebutnya dengan proprietary, Kekayaan Intelektual yang mereka punyai mereka simpan untuk diri mereka sendiri, dengan berbagai lisensi. Sah ? bagi saya itu sah saja, tapi jahat ? iya, mereka jahat. Dengan begitu programmer yang lebih jago tidak dapat memaksimalkan kerja mereka, karena algoritma nya telah di patenkan oleh vendor software, dan negara berkembang seperti kita tidak dapat mempelajarinya, menyebabkan ketergantungan pada mereka &#8212; Vendor &#8211; vendor software &#8211;.</p>
<blockquote><p>2. Kita negara berkembang, kalau kita ‘taat’ memakai software komersil legal, sampe kapanpun kita akan jadi konsumen yang tergantung dengan produk mereka.</p></blockquote>
<p>Iya, karena itu gunakan lah Free / Open Source Software !!! karena dengan software opensource, negara kita dapat bersaing dalam bidang IT, tidak ada ide yang di kunci, semua terbuka dan bisa di pelajari. Bisa saja kita mendirikan perusahaan IT yang support ke produk Open Source, seperti hal nya Linux. Memakai bajakan bukan nya jalan menuju negara yang dapat mandiri. Jika kita ingin negara yang mandiri, melepaskan diri dari Vendor Lock , makanya mulai mengembangkan software Free / Open Source Software adalah salah satu jalannya, dan jika kita masih memakai produk mereka, walaupun bajakan, kita masih bergantung pada mereka.</p>
<blockquote><p>3. Sekali lagi kita negara mis… eh… berkembang, meski berhadapan dengan tingginya pembajakan dibeberapa negara (rusia, cina, indonesia, vietnam dll) Microsoft (dan partner2nya) sudah cukup mengeruk keuntungan. Mereka tetap untung kok meskipun pembajakan di negeri ini tinggi. Anggap saja itu kompensasi dari sumberdaya alam kita yang sudah di keruk habis-habisan oleh US dan negara maju lainnya.</p></blockquote>
<p>Saya rasa itu hanya lah pembenaran dari pembajakan. Kita sama &#8211; sama tahu, klo kita pake barang haram, apa pun bentuk nya tetap haram, dan pembajakan adalah pencurian. Itu sama saja jika ada orang yang mencuri dari rumah kita, lalu pencurinya bilang, &#8220;ah orang itu cukup kaya koq, mereka masih bisa membeli barang yang lain&#8221;, tapi tetap saja judul nya pencuri. Karena kita merujuk pada perbuatan bukan alasan. Ingat!!, walaupun dalam bentuk apapun dan alasan apa pun, di agama apa pun, mencuri adalah dosa hukumnya.</p>
<blockquote><p>4. Ini logika ekstrim saya satu lagi, Rata2 produsen software komersil (terutama lingkaran microsoft) termasuk dalam daftar penyumbang Israel yang notabene sebagian digunakan untuk membeli peluru yang diarahkan pada saudara-saudara saya seiman di Palestina. Dengan saya menggunakan software bajakan, maka saya ikut membantu mengurangi jumlah peluru yang digunakan untuk membunuh muslim di palestina tersebut… (ngghhh… i guess?)</p></blockquote>
<p>Ada baiknya jika kita menuduh seseorang atau sesuatu kita harus bisa juga memberikan fakta, bukan dugaaan atau asumsi. Maka saya tidak mau ikut &#8211; ikutan poin yang terakhir karena saya juga belum punya bukti yang mendukung ataupun yang menyangkal. Saya usahakan selalu memakai produk Free Open Source Software , karena itu adalah pilihan saya, jika saya ingin menggunakan produk &#8211; produk proprietary saya usahakan yang legal.</p>
<p>Jika kita mulai menggunakan Free Open Source Software, seengganya kita akan :</p>
<ol>
<li>Ikut mendorong pertumbuhan IT di Indonesia.</li>
<li>Seengganya kita tahu kalau kita pake FOSS apa lagi yang lokal, duit yang kita bayarkan tidak akan lari ke negara lain, misalkan seatu hari nanti <a href="http://blankonlinux.or.id/">Blankon</a> dapat memberikan service dan support, duit tidak akan lari keluar negeri, dan itu juga mendorong tumbuhnya perusahaan yang sejenis.</li>
</ol>
<p>Segitu aja dulu, pendapat saya tentang post nya. Jika ingin berdiskusi silahkan, ini pendapat pribadi, tapi saya rasa masih bisa di debat, i&#8217;m just human afterall.</p>
<p>Wabiltaufiq wal hidayah,</p>
<p>Wassalamualaikum wr wb</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/05/05/mengapa-harus-membajak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buat Access Point di Ubuntu&#8230;</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/04/23/buat-access-point-di-ubuntu/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/04/23/buat-access-point-di-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Apr 2008 05:03:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[/localhost]]></category>
		<category><![CDATA[Application]]></category>
		<category><![CDATA[Operating System]]></category>
		<category><![CDATA[knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[acer 4720z]]></category>
		<category><![CDATA[teknis]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[wireless ap with ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[wireless ar5007]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/?p=196</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum Wr Wb Postingan ini sebenernya PR dari temen &#8211; temen gw, siapa tau juga ada yang butuh :D Case : Saya ingin membangun access point tanpa menggunakan hardware access point itu sendiri, jadi saya ingin memberdayakan resource yang sekarang ada, yaitu laptop sayah: ACER 4720z, Wireless Chipset nya Atheros AR5007, saya juga ingin melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr Wb</p>
<p>Postingan ini sebenernya PR dari temen &#8211; temen gw, siapa tau juga ada yang butuh :D </p>
<p><strong>Case : </strong><br />
Saya ingin membangun access point tanpa menggunakan hardware access point itu sendiri, jadi saya ingin memberdayakan resource yang sekarang ada, yaitu laptop sayah: ACER 4720z, Wireless Chipset nya Atheros AR5007, saya juga ingin melakukan nat di laptop sayah. </p>
<p><strong>Solution : </strong><br />
1. Donlot driver madwifi dari snapshot, saya memakai driver madwifi-nr-r3366+ar5007 . lalu install driver tersebut&#8230; caranya :</p>
<pre>   :~$ sudo apt-get install build-essential
   :~$ tar -zxvf madwifi-nr-r3366+ar5007.tar.gz
   :~$ cd madwifi-nr-r3366+ar5007
   :~$ make
   :~$ sudo make install</pre>
<p>2. Buat file baru di /etc/modprobe.d/ untuk konfigurasi driver madwifi nya</p>
<pre>:~$ sudo vim /etc/modprobe.d/madwifi</pre>
<p>   isi dari file tersebut hanya satu baris</p>
<pre>options ath_pci autocreate=ap</pre>
<p>   ini diperlukan agar Wireless kita bisa memakai modus master.</p>
<p>3. Load module ath_pci</p>
<pre>
    :~$ sudo rmmod ath_pci
   :~$ sudo rmmod ath_hal
   :~$ sudo rmmod wifi
   :~$ sudo modprobe ath_pci</pre>
<p>4. Setting Wireless dan essid</p>
<pre>    :~$ sudo iwconfig ath0 mode master essid suprie_donk
    :~$ sudo ifconfig ath0 192.168.1.1</pre>
<p>5. Lakukan routing dengan iptables</p>
<pre>
:~$ sudo iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0/255.255.255.0 -o eth0 -j MASQUERADE
:~$ sudo iptables -A FORWARD -s 192.168.1.0/255.255.255.0 -o eth0 -j ACCEPT
:~$ sudo iptables -A FORWARD -d 192.168.1.0/255.255.255.0 -i eth0 -m state --state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
</pre>
<p>6. Install dhcpd server dan lakukan konfigurasi<br />
:~$ sudo apt-get install dhcp3-server</p>
<p>lalu edit file /etc/dhcp3/dhcpd.conf</p>
<pre>
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {
  interface ath0;
  range 192.168.1.10 192.168.20;
  option routers 192.168.1.1;
  option domain-name-servers 202.134.0.155, 202.134.2.5;
}
</pre>
<p>kemudian nyalakan</p>
<pre>:~$ sudo /etc/init.d/dhcp3-server start</pre>
<p>7. Install dnsmasq dan ipmasq</p>
<pre>:~$ sudo apt-get install dnsmasq ipmasq
:~$ sudo /etc/init.d/dnsmasq start
:~$ sudo /etc/init.d/ipmasq start</pre>
<p>PS : saat saya selesai dengan percobaan ini, ntah kenapa saya gak bisa konek ke internet, setelah mematikan service ipmasq, baru bisa.</p>
<p><strong>Conclusion</strong><br />
Hehehehe buat wireless nya gampang &#8211; gampang susah yah ? tapi mayan koq, effortnya worthwhile, enaknya klo kita bikin wireless pake pc, kita bisa bikin install squid, atau pake bandwidth limiter, QoS , atau malah mantau pake darkstat. Misalkan kita lagi di luar, pengen berbagi koneksi internet sama yang fakir bandwidth pun bisa. Seinget saya fitur kaya gini udah default di Mac OSX , well CMIIW.</p>
<p>Wabil Taufiq Wal Hidayah,<br />
Wassalamualaikum Wr Wb</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/04/23/buat-access-point-di-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wireless di Hardy Heron</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/04/18/wireless-di-hardy-heron/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/04/18/wireless-di-hardy-heron/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 06:36:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[/localhost]]></category>
		<category><![CDATA[Application]]></category>
		<category><![CDATA[Operating System]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[acer 4720z]]></category>
		<category><![CDATA[Atheros AR242x 802.11abg]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Madwifi]]></category>
		<category><![CDATA[Ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[Wireless AR5007EG]]></category>
		<category><![CDATA[wireless gak ke detect]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Tadi pagi , ketika gw boot ke laptop gw, gw mengalami sedikit masalah, yaitu&#8230;. Wireless Card gw gak kedetect. Panik resah, tapi gak menyulutkan niat gw buat benerin. gw coba periksa chipset nya : ~$ lspci &#124; grep Atheros 04:00.0 Ethernet controller: Atheros Communications Inc. AR242x 802.11abg Wireless PCI Express Adapter (rev 01) Padahal sebelum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi pagi , ketika gw boot ke laptop gw, gw mengalami sedikit masalah, yaitu&#8230;. Wireless Card gw gak kedetect. Panik resah, tapi gak menyulutkan niat gw buat benerin.</p>
<p>gw coba periksa chipset nya :</p>
<pre>~$ lspci | grep Atheros</pre>
<pre>04:00.0 Ethernet controller: Atheros Communications Inc. AR242x 802.11abg Wireless PCI Express Adapter (rev 01)</pre>
<p>Padahal sebelum nya di periksa</p>
<pre>04:00.0 Ethernet controller: Atheros Communications, Inc. AR5006EG 802.11 b/g Wireless PCI Express Adapter (rev 01)</pre>
<p>Dengan modal PeDe , gw bertanya &#8211; tanya ke temen &#8211; temen gw. Atas saran temen gw, ternyata hal ini adalah bug yang sudah di laporkan di <a href="https://bugs.launchpad.net/ubuntu/+source/linux-restricted-modules-2.6.24/+bug/182489">sini</a> . Setelah itu karena tau mungkin akan bisa menyembuhkan penyakit Wifi gw.</p>
<p>langkah pertama yang harus gw lakukan adalah mendonlot driver madwifi yang udah di patch di <a href="http://snapshots.madwifi.org/special/madwifi-nr-r3366+ar5007.tar.gz">madwifi-nr-r3366+ar5007.tar.gz</a>,</p>
<p>setelah itu extract file tersebut tar -zxvf madwifi-nr-r336+ar5007.tar.gz</p>
<p>lakukan perintah ini</p>
<pre>
~$: sudo rmmod ath_pci
~$: sudo rmmod ath_hal
~$: sudo rmmod wlan</pre>
<p>tiga perintah di atas tujuannya untuk unload module ath_pci, ath_hal, dan wlan. Hal ini penting karena kita akan mengupgrade driver baru. </p>
<p>setelah melakukan perintah di atas, masuk ke dalam direktory madwifi-nr-r336+ar5007 , jika anda mengekstrak nya di tempat madwifi-nr-r336+ar5007.tar.gz berada , seharusnya di tempat yang sama ada direktory tersebut, install paket build-essential dari repository, lalu lakukan make dan make install .</p>
<pre>
~$: cd madwifi-nr-r336+ar5007
~$: sudo apt-get install build-essential
~$: make
~$: sudo make install
</pre>
<p>Setelah semua nya selesai, reboot komputer anda untuk mereset wireless. Dan setelah reboot , wifi anda bisa di nikmati kembali. Dan semua itu berkat bantuan komunitas, teman &#8211; teman gw. tanpa harus berurusan dengan customer service, atau support centre, atau apa pun itu.<br />
Siapa bilang support Linux itu jelek ??. :) </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/04/18/wireless-di-hardy-heron/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hacker ??</title>
		<link>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/04/17/hacker/</link>
		<comments>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/04/17/hacker/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 05:14:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>suprie</dc:creator>
				<category><![CDATA[knowledge]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suprie.in.ruangkopi.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[Tadi malam, gak sengaja lagi nonton empat mata, di situ ada Roy Suryo dan seorang mantan &#8216;Hacker&#8217;, sang mantan &#8216;Hacker&#8217; mendemokan bagaimana dia meng &#8216;Hack&#8217; Bluetooth salah seorang penonton. Yang sedikit nyangkut di otak saya, dia menyatakan bahwa hacker adalah seorang yang suka masuk kekomputer orang lain, kita semua paham dan sadar, bahwa definisi Hacker [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="blockquote">
<p>Tadi malam, gak sengaja lagi nonton empat mata, di situ ada Roy Suryo dan seorang mantan &#8216;Hacker&#8217;, sang mantan &#8216;Hacker&#8217; mendemokan bagaimana dia meng &#8216;Hack&#8217; Bluetooth salah seorang penonton. Yang sedikit nyangkut di otak saya, dia menyatakan bahwa hacker adalah seorang yang suka masuk kekomputer orang lain, kita semua paham dan sadar, bahwa definisi Hacker dan Cracker sudah membaur, orang bilang kegiatan ngehack sama dengan ngecrack, padahal beda!!. Umumnya orang tidak tahu, bahwa ngehack dan ngecrack adalah tidak sama, tapi karena orang pada umumnya sudah kenal dengan istilah hacking akhirnya mereka menyamaratakan. Dari penjelasan di <a href="http://catb.org/jargon">jargon file</a> definisi <a href="http://catb.org/jargon/html/H/hacker.html">hacker</a> dan <a href="http://catb.org/jargon/html/C/cracker.html">cracker</a> beda. Dan ini lah adalah surat dari Richard M Stallman , CEO of FSF , yang dikirim ke Wall Street Journal mengenai pemberitaannya yang sering menggunakan kata &#8211; kata &#8220;Hacker&#8221; pada &#8220;Cracker&#8221; .</p>
<blockquote class="blockquote"><p>This letter is not meant for publication, although you can publish it if you wish.  It is meant specifically for you, the editor, not the public.</p>
<p>I am a hacker.  That is to say, I enjoy playing with computers — working with, learning about, and writing clever computer programs.  I am not a cracker; I don&#8217;t make a practice of breaking computer security.</p>
<p>There&#8217;s nothing shameful about the hacking I do.  But when I tell people I am a hacker, people think I&#8217;m admitting something naughty — because newspapers such as yours misuse the word “<span class="quote">hacker</span>”, giving the impression that it means “<span class="quote">security breaker</span>” and nothing else. You are giving hackers a bad name.</p>
<p>The saddest thing is that this problem is perpetuated deliberately. Your reporters know the difference between “<span class="quote">hacker</span>” and “<span class="quote">security breaker</span>”.  They know how to make the distinction, but you don&#8217;t let them!  You insist on using “<span class="quote">hacker</span>” pejoratively. When reporters try to use another word, you change it.  When reporters try to explain the other meanings, you cut it.</p>
<p>Of course, you have a reason.  You say that readers have become used to your insulting usage of “<span class="quote">hacker</span>”, so that you cannot change it now.  Well, you can&#8217;t undo past mistakes today; but that is no excuse to repeat them tomorrow.</p>
<p>If I were what you call a “<span class="quote">hacker</span>”, at this point I would threaten to crack your computer and crash it.  But I am a hacker, not a cracker.  I don&#8217;t do that kind of thing!  I have enough computers to play with at home and at work; I don&#8217;t need yours.  Besides, it&#8217;s not my way to respond to insults with violence.  My response is this letter.</p>
<p>You owe hackers an apology; but more than that, you owe us ordinary respect.</p></blockquote>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suprie.in.ruangkopi.com/blog/2008/04/17/hacker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
