Ayat ayat cinta the movie
Assalamualaikum Wr Wb
Waktu kemaren jalan-jalan kepuncak, mata saya tertuju pada satu baliho besar yang ternyata adalah iklan dari film ayat-ayat cinta the movie , yang rencana pemutaran perdana nya di tanggal 19 Desember 2007, bagi yang sudah membaca novel nya mungkin sangat menunggu film ini, tapi bagi yang belum membaca novel nya, masih ada waktu koq sampe tanggal 19 Desember 2007
Synopsis
Synopsis yang saya buat mungkin berbeda dari filmnya , karena saya membuat synopsis ini berdasarkan novel dan ingatan saya juga
.
Film ini bercerita tentang cinta, cinta yang ideal, cinta yang islami. Mungkin sebagian daripada kita menganggap bahwa cinta yang islami itu membosankan karena adegan - adegan yang biasanya ada di film romantis tidak ada di film ini, adegan seperti berpegangan tangan, berpelukan, atau bahkan berciuman. Tapi justru itu daya tarik novel dan film ini, kalau saya pribadi ingin melihat sejauh mana Fedi Nuril dapat memerankan seorang Fahri yang sangat memegang teguh ajaran Islam itu sendiri.
Novel ini berkisah di Mesir, Fahri adalah seorang mahasiswa Al-Azhar yang sedang mengambil S2 di sana. Fahri adalah seorang yang sangat memegang dan mengamalkan ajaran - ajaran Islam. Fahri mempunyai sebuah flat yang di huni bersama oleh teman-teman dari indonesia, mereka mempunyai seorang tetangga yang anaknya bernama Maria (Carissa Putri) . Maria atau Maryam ( menurut dia Maria dan Maryam sama saja artinya ) adalah seorang Kristen Koptik yang sangat tertarik dengan Islam, sangat tertarik sampai ia hapal salah satu ayat Qur’an yaitu Surat Al Maryam, keluarga Maria sangat baik dan akrab dengan Fahri dan kawan-kawannya, menggambarkan toleransi yang besar antara dua umat beragama.
Dan tetangga Fahri yang satu lagi adalah Bahadur, orang mesir asli yang sangat kasar, sehingga orang - orang pun enggan berurusan dengannya , Bahadur mempunyai seorang putri yang berbeda sekali dengan dia, dan selalu menjadi target siksaan Bahadur, namanya Noura (Zaskia Adya Mecca). Siksaan itu berlanjut hingga satu malam Noura di usir oleh Bahadur karena sebab yang tidak jelas. Fahri melihat nya dan merasa sangat iba, kemudian Fahri meminta tolong Maria karena Noura bukanlah muhrim dari Fahri. Maria pun mau menolongnya tapi keluarganya khawatir jika Noura tinggal di rumah mereka, mereka akan mendapat masalah dari Bahadur, untuk menghindari hal tersebut Noura di tempatkan di kost mahasiswi yang salah satu nya bernama Nurul. Setelah usut punya usut ternyata Noura bukanlah anak dari Bahadur, Noura tertukar di rumah sakit tempat ia dilahirkan.
Sewaktu perjalanan menuju pengajian menggunakan metro ( semacam busway di indonesia ), Fahri yang sedang naik metro melihat seorang nenek , seorang pemuda, dan seorang gadis asing yang juga berdiri, sang nenek terlihat sangat kelelahan, karena selain sudah tua, cuaca saat itu sedang panas-panas nya. Dilihatnya tidak ada yang memberinya duduk, lalu tanpa di komando seorang gadis mesir berdiri dan memberinya duduk. Saat ia memberinya duduk, banyak warga Mesir memarahi nya memakinya, tapi kemudian dapat diredam oleh Fahri. Warga mesir itu marah karena mereka sangat membenci Amerika yang telah menindas dan menjajah negara-negara muslim, tapi kemudian sadar kalau perbuatan mereka itu salah, karena tidak sesuai dengan ajaran Islam itu sendiri. Gadis Mesir yang menolong nenek-nenek itu bernama Aisha (Rianti Cartwright).
Fahri adalah pemuda yang sangat perfeksionis, dia sudah mempunyai rencana hidup sampai tujuh tahun kedepan. Suatu hari , salah satu ustadz bertanya padanya, menanyakan tentang rencananya untuk menikah, dan apa pendapat nya jika Fahri di jodohkan dengan seorang wanita. Fahri yang belum mempunyai calon, mengiyakan. Lalu dipertemukanlah Fahri dengan wanita yang telah di siapkan oleh Ustad tersebut, wanita itu adalah Aisha.
Mengetahui Fahri telah menikah, Maria yang diam diam menaruh hati sama Fahri, stress dan jatuh sakit, sakit itu sangat parah sehingga Maria harus dirawat di rumah sakit,dan kejadian tak terduga menimpa Fahri, ia telah dituduh memperkosa Noura. Fahri dimasukkan dalam penjara dan yang menjadi saksi kunci nya adalah Maria. Maria yang sakit setelah tahu bahwa dia adalah saksi kunci kasus tersebut, hadir di persidangan dengan menggunakan kursi roda. Berkat Maria Fahri di nyatakan tidak bersalah, tapi rupanya sakit Maria telah sangat parah sehingga harus dirawat di rumah sakit kembali. Orang tua Maria memohon agar Fahri mau menjenguk Maria agar Maria mempunyai semangat hidup, Fahri menjenguk Maria, tapi karena bukan muhrim dia menolak menyentuh Maria. Setelah beberapa lama akhirnya orang tua Maria meminta Fahri menikahi Maria. Fahri yang telah menikah dengan Aisha, terkejut. Pertama dia menolak karena dia sendiri sudah beristri, Aisha yang mendengar perdebatan itu kemudian membantu orang tua Maria dengan mengijinkan Fahri melakukan Poligami, akhirnya Fahri pun luluh dan mau menikahi Maria. Maria yang mulai siuman , mulai membaik kondisi nya, sampai di dalam mimpinya dia bermimpi melihat pintu pintu surga yang di tutup bagi nya, iya mencari dan terus mencari sambil membaca surat Maryam, sampai pada satu pintu yang terbuka, dia melihat seorang wanita keluar memberikan salam. Maria bertanya siapakah engkau ? lalu wanita tersebut menjawab, “aku adalah surat - surat yang sering kau baca itu, aku adalah Maryam”, Maria lalu meminta ijin untuk memasuki pintu surga itu tapi kemudian Maryam menjawab “maaf aku tidak bisa, pintu pintu ini hanyalah untuk orang yang beriman” dan saat itu lah Maria siuman, saat siuman dilihat lah Fahri di sisinya, kemudian dia meminta agar Fahri menuntun nya dan mengajarinya dua kalimat syahadat, dan kemudian meminta Fahri juga mengajarinya wudhu dan shalat, saat mengambil wudhu itu lah Maria menghembuskan napas terakhirnya.
Kesimpulan
Di kisah yang berakhir sedih ini, Fahri membantu mengingatkan tentang ajaran - ajaran Islam yang mungkin kita lupa, Aisha menggambarkan wanita yang benar - benar mencintai suaminya, tapi juga sangat mengerti ajaran Islam, mereka berdua menggambarkan pasangan hidup yang Islami yang sebagian orang tidak mau menjalankannya , mereka beranggapan bahwa kalau mau menikah calon suami dan istri harus melewati proses perkenalan dulu yang kita kenal dengan pacaran, proses ini sangat panjang sekali bisa memakan waktu hingga 10 tahun. Tapi apakah pacaran selama itu bisa menjamin harmonisasi hidup? bisa menjamin pernikahan yang langgeng ?
Novel ini memperkenalkan kita tentang cara menikah tanpa melalui proses Pacaran, cara - cara yang mampu menjauhkan kita dari dosa - dosa terberat yaitu zinah. Novel ini memperkenalkan cinta cinta yang Islami.
Wassalamualaikum Wr Wb

pengin langsung nonton filmna
mmm… gak seru klo gak baca dulu novel nya
, sepertinya film sama novel nya beda, seperti aisha seharusnya dia berbicara 3 bahasa, Arab , Inggris, dan Jerman karena aisha sendiri besar di Jerman , tapi pas liat trailler nya dia pake bahasa indonesia.
Dan sebagian besar dialognya di novel menggunakan bahasa arab. Gak tau deh klo di film nya
Setuju … yang sudah-sudah belum pernah ada film yang lebih bagus dari novelnya.
**mulanya saya pikir film agak-agak horror lho**
Yah, jangan berharap bakalan nyamain novelnya
Hanung sendiri mengakui sulit untuk bikin yang persis dengan novelnya, kendalanya banyak, termasuk dari produsernya sendiri 
hmmm, kayaknya sih ceritanya bagus. Tapi kalau dijadiin film belum tentu… tanya kenapa ayoo
waduh, kirain belon komen, tauna udah…
yawda komen lagi ajah
@yuliazmi, soalnya gak mungkin novel sama kaya film nya, novel pasti ada unsur dramatis nya ..
yup. gak bisa membandingkan antara novel dan filmnya nanti. medianya aja udah beda, hehehe…film lebih visual. kita lihat aja nanti, hehehe…
blm ntn neh
tapi baca ulasannya spt nya menarik..
aku blm ntn movie nya
tapi lihat ulasannya spt nya dah nangkap..
@siska
iya, pasti beda karena setiap khayalan orang beda2
@andi_bagus
emang belum keluar mas, ini baru sedikit ingetan dari novel nya. Keluar nanti sehari sebelum idul adha
wah pemutaran perdananya sama ama tanggal ultah saya,,hahaha
@ika
asik makan2 dimana ?
nunggu dvd orinya kapan ya kira-kira keluar ;)
emang jadinya tanggal brp si?ak cek di websitenya 21 kuk gag ada yaaa..hiks
@shazya, klo di http://www.ayatayatcintathemovie.com sih harii ini …
gak tau deh klo ada perubahan rencana
kayanya neh film di undur neh pemutarannya…
gw liat di cineplex ga ada film ayat ayat cinta
terus gw cari di detikhot via serching movie juga ga ada….
zabeedh’s last blog post..By: suprie
ce, elah… sekarang udah maen cinta-cintaan nih ye…. u’uuy…
pinguin.meriang’s last blog post..Frienster miss me…??
@pinguin.meriang
bukan cinta - cintaan bro, tapi ayat - ayat cinta… makanya jangan komputer di ubek - ubek mlulu …
@zabeedh,
kayanya iyah, soalnya waktu itu liat nya di baliho yang segede gaban ituh
Novelnya keren,,tapi sebenernya ga semua yang bagus dalam novel itu bagus dalam film,
ga tau kenapa kok rasanya ga nyaman novel ini jadi film,
menurut saya akan mengurangi keindahan dari novel itu sendiri.
whew…

mantap spoilernya
berkata ini jadi tau saya ceritanya
gak pernah baca novelnya sih
Fajar’s last blog post..Culas…
Fajar » wah mas… seru mas cerita nya, saya baca satu hari satu malem gak bisa stop di tengah
.
pengen banget nonton langsung filmna tapi sayaaaaaaaaaaaaaaaaaang, ga bisa coz dipesantren. Hiks…..hiks…….hiks……..
klo baca novelny,Fahri tu sempuuuuuuuuuuurna bangeeed,,,
cocok gk y kLo diperanin Fedi Nuril???
klo novelnya bs bwt org nangiiiis…filmny???
duch jd pgn tau, tp klo gk sebagus novelny….
wahhh bakalan keCewa,hikkkss
semoga gak buat kcewa dacH!!
:”>

aduh pengen cepet nonton
novel sih bages bgt top bgt dach
tapi kyakna film lum tentu dach
moga aja gek ngecewain
seperti film-film yg lain yg dulunya da novelNa
yap moga sukses ja dach filmNa
aku pasti nonton
*-: This Is A GooD BooK…….
I Like IT verY Much……
OOhhhhh,,,, tHe BesT BooK
nih. ada cuplikannya mungkin bisa dikomentari bad or good
Ayat-ayat Cinta Movie Trailer Cuplikan
x
x
:”>
:
)







![:)] :)]](http://suprie.in.ruangkopi.com/smilies/ondphone.gif)





“:-
















filmnya beda banget dari novelnya, gak layak kalo ada label - diangkat dari novel best seller “Ayat-Ayat Cinta”
kecewa saya - karena sudah baca novelnya.
Hehehehehe bagus bener memang filmnya………..